Pemimpin tanpa pengikut, lalu apa?

Jika Anda ditanya, “Apa syarat menjadi seorang pemimpin?” Menurut Anda, apa jawabannya?

Empati? Keberanian? Inteligensi? Keterampilan sosial emosional?

Semua itu penting, tapikita perlu ingat bahwa seseorang bisa disebut sebagai pemimpin ketika ada orang yang dipimpin. Bukankah demikian? Dalam arti lain, tanpa pengikut, kita tidak dapat menyebut diri kita sebagai pemimpin. Pemimpin pasti berkaitan dengan orang, dan khususnya orang yang dipimpin. Walau mungkin kita pernah mendengarnya, tetapi istilah pemimpin perusahaan adalah jabatan. Ia bertanggungjawab memimpin setiap orang yang secara struktur ada di bawahnya.

Pemimpin bukanlah mereka yang mengemban jabatan struktural tertentu, bukan mereka yang ada di puncak organisasi, tetapi mereka yang dengan berani dan rela mengorbankan dirinya untuk menginspirasi dan mengembangkan orang lain untuk menjadi lebih baik dan mencapai yang terbaik yang bisa ia capai. Dengan pemahaman ini, paling tidak ada 3 hal penting yang bisa disimpulkan:

  • Bahwa pemimpin selalu berkaitan dengan orang.
  • Siapapun bisa menjadi pemimpin, tanpa terkecuali.
  • Pemimpin itu memberi diri untuk pertumbuhan orang yang dipimpin.

Selamat memimpin manusia, bukan organisasi.