End goal in mind

Ketika kita mempunyai masalah atau tantangan di depan, apa yang harusnya kita lakukan? Saya akan berbagi mengenai satu cara yang akan berguna dalam menghadapi dan menyelesaikan suatu masalah, yang saya pelajari dari matematika. Walaupun belajar dari matematika, bukan berarti ini hanya berlaku di ilmu matematika, tetapi juga dapat diterapkan dalam hidup sehari-hari maupun dalam dunia kepemimpinan.

Misalnya diberikan soal matematika sebagai berikut:

Kenny membuat mainan kayu berbentuk prisma segitiga sama sisi, dengan ukuran alas 6 cm dan tinggi prisma 12 cm. Mainan tersebut kemudian akan dicat berwarna biru. Harga cat per kalengnya adalah Rp 50.000,00, dan setiap kaleng dapat digunakan untuk mengecat daerah seluas 5 m2. Kenny akan memproduksi sebanyak 1000 mainan kayu. Berapa kaleng cat yang perlu dibeli Kenny dan berapa total harganya?

Siapa juga yang peduli Kenny akan membeli cat dan mengecat mainan kayunya ya? Sebetulnya tidak ada, dan pertanyaan matematika semacam ini sangat dirasa tidak penting bagi sebagian dari kita. Namun, ketika kita belajar matematika, kita dapat belajar cara berpikir penyelesaian masalah yang baik.

Orang bijak berkata, “Mulailah dari tujuan akhir di pikiran kita.” Start with end goal in mind. Untuk apa? Sama layaknya visi hidup, kita perlu memulai dari apa yang menjadi tujuannya. Apa yang menjadi end product dari perusahaan start up atau bisnis kita. Apa yang menjadi tujuan utamanya?

Demikian juga ketika kita menyelesaikan suatu masalah, kita perlu melihat apa yang sebenarnya menjadi masalah utamanya. Dalam contoh soal matematika tadi, tujuannya adalah menentukan banyaknya kaleng cat yang dibeli Kenny dan total harganya.

Sebagian kita biasanya sudah cukup ahli dalam menemukan inti atau tujuan permasalahannya. Namun, bagaimana dengan langkah selanjutnya? Nah ini yang menjadi masalah.

Semakin hari, saya semakin menyadari betapa banyaknya murid saya yang tidak benar-benar memahami dan menjalani cara pikir penyelesaian masalah dengan baik. Mereka seperti asal membaca soal matematika dan menyelesaikannya. Sebagian mengetahui tujuan soal atau masalahnya, tetapi kemudian nge-blank begitu saja.

Bagaimana seharusnya kita menyelesaikan masalah matematika ini? Setelah kita mulai dari tujuan utamanya, mari kita tarik mundur untuk menemukan akarnya. Berikut beberapa langkah yang bisa digunakan:

  1. Tujuan utama?
    Hal ini dapat dilihat dari pertanyaan pada kalimat terakhir, yaitu mengetahui banyaknya kaleng cat dan total harganya.
  2. Apa yang kita miliki? (sumber daya, informasi, dll)
  • Rumus untuk menghitung total harga: Harga satuan x Total unit kaleng
    Dari soal, kita mempunyai informasi beberapa informasi berikut:
  • Bentuk mainan yang akan diproduksi dan dicat à prisma segitiga
  • Ukuran mainan yang akan diproduksi dan dicat à alas segitiga sama sisi 6 cm, dan tinggi prisma 12 cm.
  • Diproduksi 1000 mainan identik
  • Semua mainan dicat
  • Total luas daerah per kaleng cat
  • Harga cat Rp 50.000,00 per kaleng

 

  1. Apa yang kemudian dibutuhkan?
    Untuk menemukan total harganya, kita perlu mengetahui harga satuan dan jumlah kaleng yang dibeli.
    Untuk mengetahui banyaknya kaleng cat yang dibeli, kita perlu mengetahui seberapa besar daerah yang akan dicat, atau berarti mengetahui total luas daerah yang akan dicat.
    Untuk mengetahui total luas daerah yang akan dicat, kita perlu mengetahui bentuk dan ukuran daerah
    yang akan dicat.

  2. Menghubungkan informasi dan sumber daya yang kita miliki dengan tujuannya
    Karena kita mengetahui informasi bentuk dan ukurannya, kita dapat menghitung luas daerah setiap mainannya.
    Setelah mendapatkan luas daerah setiap mainan, kita dapat mengalikannya dengan 1000 untuk mendapatkan total luas daerah yang akan dicat.
    Setelah itu, kita dapat mengaitkannya dengan total luas daerah per kaleng cat.
    Barulah kita mendapatkan berapa banyak kaleng, lalu total harganya.

 

Menarik bukan? Tidak tahu dengan Anda, tetapi saya menyukai proses berpikir ini. Dan menarik bagaimana matematika dapat membawa kita berpikir pada level yang lebih tinggi lagi. Sekarang, cobalah latih ini bagi diri kita sendiri terlebih dahulu, gunakan untuk menganalisa dan menyelesaikan masalah tertentu yang kita hadapi.

Selamat mencoba.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s