Belajar untuk belajar (ways of learning)

Beberapa waktu belakangan ini, saya merasa jengkel dibuat oleh para murid saya di kelas 11 khususnya. Bukan karena mereka mengganggu di kelas atau perilaku buruk lainnya, tetapi karena sikap mereka dalam belajar. Sebagai guru, saya berusaha untuk membagikan apa yang ada di kepala dan hati saya kepada setiap anak murid saya. Secara khusus, dalam hal belajar matematika, saya pasti akan menekankan dan mengingatkan ketika saya merasa konsep tertentu begitu penting atau saya takut anak murid saya akan melupakannya begitu saja.

Continue reading “Belajar untuk belajar (ways of learning)”