Happy Teachers’ Day!

teachers-day-sale-on-amazon

Tepat hari ini, tanggal 25 November 2016, Hari Guru diperingati oleh bangsa Indonesia.  Mengapa tanggal 25 November?  Karena, pada tanggal tersebut, tepatnya pada 25 November 1945 merupakan hari lahirnya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).  Hari Guru tidak ditetapkan sejak awal berdirinya PGRI, namun pada tahun 1994, dengan juga dikeluarkannya Keputusan Presiden (Keppres) No. 78 Tahun 1994, tanggal 25 November diperingati sebagai Hari Guru Nasional, bersamaan dengan hari ulang tahun PGRI.  Hari Guru ini dicetuskan “untuk mengenang jasa dan perjuangan para guru memperjuangkan pendidikan rakyat Indonesia dan kemerdekaan Indonesia.”

Itu kan dahulu, apa maknanya saat ini, baik bagi para guru muda maupun para murid yang tidak secara langsung memperjuangkan pendidikan dan kemerdekaan Indonesia pada masa lalu?  Menurut kami, paling tidak beberapa alasan berikut dapat menjadi bahan pemikiran:

  1. Banyak guru saat ini tidak mendapatkan penghormataan yang layak dari sebagian jumlah murid dan/atau orang tua.
    Seperti yang kita ketahui, beberapa tahun terakhir, ada beberapa kasus yang melibatkan guru, di mana guru tidak mendapatkan penghargaan seharusnya dari peserta didik atau orang tua.  Padahal, sang guru mempunyai niat mulia untuk mendidik anak, walau mungkin dengan kekerasan.  Namun, beda zaman mungkin membuat perbedaan cara mendidik menjadi permasalahan.  Orang tua dan murid yang tidak suka atau tidak terima dengan cara didik guru menuntut sang guru ke pengadilan.
  2. Jasa guru seringkali terlupakan.
    Guru kita memang tidak sempurna, bahkan mungkin banyak salahnya.  Sebagian dari kita mungkin diajar oleh guru yang sangat baik, tetapi mungkin sebagian yang lain tidak dididik oleh guru yang cukup baik (entah kompetensi, sikap, atau apapun itu).  Bagaimana pun itu, mereka tetaplah guru kita, selain orang tua.  Di luar keluarga, guru adalah pribadi yang mendidik kita dan mempunyai peran dalam membentuk diri kita apa adanya saat ini.  Pernahkah kita mengingat jasa guru ketika kita sudah sukses?  Pernahkah kita kembali kepada mereka dan mengucapkan terima kasih?  Mungkin ya, mungkin tidak.
  3. Kesetiaan dan kebaikan guru dalam mendidik
    A good teacher is like a candle – it consumes itself to light the way of others.”
    Seorang guru yang baik sangat memberikan keberadaan dirinya, jerih upayanya untuk kebaikan sang anak didik.  Ketika guru mungkin dicaci, direndahkan, mereka tetap berupaya yang terbaik untuk mendidik sebaik mungkin.  Pernahkah kita merasa gagal dan disemangati oleh guru?  Pernahkah kita mau menyerah tetapi guru kita menahan kita?  Pernahkah kita mempunyai cita-cita atau mimpi tertentu dan hanya guru kita yang mendengarkan dan mendukung?  Mungkin tidak semua dari kita punya pengalaman semacam itu.  Namun, guru tetap perlu dihargai dan dihormati.

Mungkin, di luar tiga alasan tersebut, kita dapat menemukan banyak alasan lain.  Apapun itu, yang terutama, marilah kita menghormati dan menghargai para guru yang telah atau memang sedang mendidik kita.  Mereka bukan superhero dan mereka tidak sempurna.  Cari dan temukan kebaikan yang ada dalam diri mereka.  Ketika seorang guru ada untuk mendidik kita, Tuhan punya maksud tertentu mengapa guru tersebut hadir di kehidupan kita.  Hargai mereka, kasihi mereka, ucapkan terima kasih kepada mereka.  Namun, tidak hanya itu, bagi guru, hadiah terbaik adalah kesuksesan sang murid, bukan uang, bukan nilai semata.

Bagi kita yang sudah jauh melampaui usia sekolah, kembalilah sejenak, temui guru kita dahulu jika mungkin, bicaralah, ekspresikan penghargaan dan terima kasihmu.  Ceritakan keberadaan dirimu saat ini.  Bagi kita yang masih dalam usia sekolah, hargai gurumu bukan hanya dengan ucapan, tetapi terlebih dengan tindakan bahwa kita mau mengusahakan yang terbaik sebagai jawaban atas usaha para guru yang berupaya mendidik kita sebaik mungkin.

Selamat Hari Guru Indonesia!  Jayalah guru Indonesia!  Teruslah maju pendidikan Indonesia!

Referensi:

http://loop.co.id/articles/jadi-kenapa-tanggal-25-november-diperingati-sebagai-hari-guru-nasional

https://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Guru

http://www.beritateratas.com/2016/06/cubit-anak-tentara-guru-matematika.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s